Minggu, 13 November 2016

Ayat Al-Qur'an Tentang Menyelesaikan Perselisihan QS. AN-NAHL : 126 “Dan jika kamu memberikan balasan, Maka balaslah dengan Balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. akan tetapi jika kamu bersabar, Sesungguhnya Itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar”. Asbabun Nuzul : Sesuai riwayat Ahmad dan At-Tirmidzi dari Ubay bin Ka‟ab ayat ini turun berkenaan dengan gugurnya paman Nabi, Hamzah bin Abdul Muthalib Ra dalam perang Uhud dan dalam keadaan yang mengenaskan, hidung dan telinga beliau dipotong, perutnya dibelah, jantungnya diambil lalu dikunyah. Ketika Nabi melihat kesudahan yang sangat mengerikan itu, melihat jenazah Hamzah dicincang Beliau bersabda : Semoga Allah mencurahkan Rahmat kepadamu sesungguhnya engkau banyak melakukan kebajikan, serta selalu bersilahturahmi, kalau bukan karena kesedihan berpisah denganmu sungguh aku lebih senang bersamamu sampai di padang mahsyar bersama para arwah. Demi Allah kalau aku berhasil mengalahkan mereka, niscaya aku akan membalas keguguranmu dengan membunuh tujuh puluh orang diantara mereka, dalam riwayat lain dari Abu Hurairah : Malaikat Jibril turun dengan membawa ayat-ayat di akhir surat An-Nahl 126. Tafsir Ayat : 1. Dalam ayat ini Allah SWT menegaskan kepada kaum Muslimin yang mewarisi perjuangan Nabi dalam menyebarkan Islam agar menjadikan pegangan sikap Rasulullah itu yaitu dengan tegas akan memukul siapa yang merintangi dakwahnya 2. Bahwa pada ayat ke 125 adalah pedoman dakwah dalam suasana damai, akan tetapi jika dakwah mendapat perlakuan yang kasar, sadis seperti para da‟I dibunuh atau disiksa, Islam menetapkan sikap tegas dengan tetap menjunjung tinggi kebenaran. 3. Dalam hal ini Allah menerangkan ada 2 jalan untuk menghadapi perlakuan yang kasar a) Membalas dengan balasan yang seimbang b) Menerima tindakan permusuhan dengan dilandasi hati yang sabat, dengan memaafkan kesalahan, jika sikap ini dapat memberi pengaruh yang lebih baik dalam berdakwah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar